Fabrication

Fabrikasi Struktural

Blasting & Primer

Setelah bahan datang dan diambil dari warehouse kmd u/ selanjutnya material akan di-blast dan di-primer, sebelum dibentuk dan difabrikasi di workshop.

blasting1

Blasting/Painting Supervisor akan memberitahukan petugasnya untuk  melaksanakan blasting & painting material sesuai dengan spesifikasi. Pemberitahuan mencakup nomor pekerjaan, profil anchor yang disyaratkan, cat dasar yang digunakan, ketebalan cat dan persyaratan pemeriksaan. Petugas Blasting/Painting akan melaksanakan pengecatan dan memberitahukan QC Inspector jika setiap tahap siap diinspeksi sesuai dengan Prosedur Inspeksi. Pada saat blasting/painting selesai dikerjakan, material tersebut akan diantar ke area fabrikasi untuk diberi tanda pemotongan dan melakukan pemotongan pembentukan oleh fitter struktural sesuai dengan petunjuk gambar. Setiap pemotongan akan ditandai dengan Tag Number oleh Fitter sesuai dengan gambar kerja. Jika diperlukan, Heat Number material harus dipindahkan pada tiap lembaran yang akan dipotong termasuk sisanya dengan hard stamp sebelum dilakukan pemotongan dan disaksikan oleh QC Inspector.

Fit-up/Assembly dan tack weld perakitan dilakukan sesuai dengan gambar kerja oleh fitter dan welder yang telah dikualifikasi kemudian QC Inspector melaksanakan inspeksi Fit-up. Jika Fit-up/Assembly tersebut diterima, QC Inspector akan memberi tanda dengan menuliskan “kode” di sebelah sambungan beserta nama & tanggal.

copy-of-fabrication

Pengelasan sambungan kemudian dilakukan oleh welder yang telah dikualifikasi sesuai dengan prosedur yang disetujui. Salinan WPS harus ada di papan penjelasan atau kotak tempat gambar yang diletakkan di Fabrikasi/Lapangan. Pada saat pengelasan selesai, foreman memberi tanda pengelasan (welder stamp) dan nomer joint (seperti dijelaskan pada Welding Map yang dikirimkan oleh Welding Engineer PE) di sebelah sambungan yang dilas. Kemudian QC Inspector melaksanakan inspeksi dimensional, visual welding NDE/NDT dengan mengacu ke Prosedur Inspeksi dan Standar dokumen Pengujian Internal. Jika sambungan ditolak, maka QC Inspector akan memberitahu Welding Supervisor dengan mengunakan formulir permintaan NDE/NDT untuk perbaikan yang diperlukan. QC Inspector memberitahu Supervisor/Foreman seperti ditunjukkan dalam standard pelaksanaan perbaikan yang diidentifikasikan dengan metode NDE/NDT. Jika kerusakan sudah diperbaiki, sambungan harus diperiksa kembali. Pada saat NDT dilakukan, ukuran dan posisi kerusakan harus ditandai sesuai letak sambungan/joint.

Bila perakitan struktural sudah dapat diterima oleh QC Inspector, Structural Supervisor harus mengatur erection struktural tersebut. Erection harus diinspeksi seperti dijelaskan di atas sesuai rencana inspeksi dan pengujian serta NDE/NDT. Setelah erection selesai, QC Inspector harus melaksanakan inspeksi akhir. Jika struktural tersebut diterima oleh QC dan Klien (jika perlu) Structural Supervisor akan memberi informasi ke Blasting & Painting Supervisor untuk melakukan spot blasting dan penyelesaan painting sesuai dengan spesifikasi yang diterima. Tingkat inspeksi tahap ini harus sesuai dengan rencana inspeksi dan pengujian.

 




%d bloggers like this: