Apa sih Geosintetik ?

30 10 2008

Dari 10 orang yang saya kenal, mungkin hanya 1 orang yang tahu apa itu geosintetik/ geosintetis itu.

Secara jelasnya geosintetik adalah struktur material polymer buatan yang diperuntukkan pada suatu struktur bangunan sipil/pantai dimana selalu berhubungan dengan tanah atau material bangunan lainnya.

Berdasarkan DVWK Guideline use of geosynthetic material on waterways , geosintetik dibagi 2 jenis:

  1. Permeable
  2. Impermeable (Kedap air)

Sedangkan Permeable dibagi menjadi:

  1. Geotekstil
  2. Geogrid
  3. Geokomposit

 

Impermeable dibagi menjadi:

  1. Geomembrane
  2. Geosynthetic Clay Liner (GCL)

Wilayah aplikasi

Kegunaan geotekstil dalam teknik hidrolik dengan aplikasi pada sumberdaya perairan, seperti

– Teknik Perairan

– Proteksi pantai

– Konstruksi retaining dam

– Teknik hidrolika skala kecil

Revetment softrock - Pantai Tirtamaya IndramayuDetail lebih jauh yang berhubungan dengan informasi yang ada bisa diperoleh di publikasi booklet 76 DVWK, “ Application and Testing of Synthetic Materials in Earthworks and Hydraulic Engineering” (DVWK, 1989). Untuk aplikasi lainnya, pembaca bisa mengacu pada “Recommendations of Working Group 11 : Geotechnics of Waste Disposal Dumps and Inherited Waste Depots” (DGEG,1990) and the “Guideline on the Application of Geotextiles in Earthworks Engineering” (FGSV,1987).

Definisi

Woven adalah geosintetik yang dibuat dengan cara penganyaman serat dengan 2 sistem alur yang berbeda dan membentuk sudut tertentu, dinamakan warp dan weft (DIN 60000).

Non-woven adalah geosintetik fleksibel yang dibuat dengan cara pengikatan bersama dari fiber mats (DIN 60000 dan 61210); yang terdiri dari beberapa lapisan, fiber yang dipintal secara acak.

Material komposit adalah geotekstil multi-layered terdiri dari beberapa lapisan berbeda dari material struktur yang berbeda pula dimana diikat bersama pada seluruh permukaan yang ada. Individu komponen bisa tersusun dari woven, non-woven atau material khusus geosintetik lainnya.

Material komposit bisa terdiri dari, kombinasi non-woven dengan ketebalan fiber yang berbeda dimana disesuaikan dengan kondisi ukuran pori, kombinasi woven dan non-woven , atau kombinasi non-woven dengan stabilization layer (lihat section 2.2.4). Pada masing-masing lapisan dapat juga diikat bersamaan dengan needle-punching welding, sewing atau pengeleman (adesif atau kohesif), dilakukan sebaik mungkin dengan kombinasi dari seluruh metode pengikatan ini.

Beberapa tipe khusus dan spesial meliputi knitted dan convulting fibre layers.

Detail terakhir dan definisi lebih jauh diberikan di DVWK (1989). (CJP-301008)


Actions

Information

One response

22 09 2009
Rochmy

maaf sya mahasiswi teknik sipil.. mau membuat TA tenntang cara perencanaan geosintetik untuk saluran drainase..apa ada reverensi tentang cara2 hitungannya.klo ada tolong krim ke email sya ya…trima ksh.




%d bloggers like this: